Post Page Advertisement [Top]

Bedebah aku,
Alih-alih aku berdiri diatas sang buwono
menghirup sang suci udara Tuhan pun aku merasa tak pantas
apalagi mengaku jadi murid orang suci
bersenyum dengan khalayak penuh mulia
atau menjadi umat Tuhan
Apa suatu saat aku bisa pantas, Tuhanku?

Bedebah aku,
Pengakuan kuincar
Sanjungan kunanti
Balasan cinta kuharap
Bedebah paling bedebah apa aku?
Aku tertipu 
Aku lalai dengan batasku
Apa suatu saat aku bisa pantas, Tuhanku?

Bedebah aku,
Atas alasan sadarku, 
batasku,
pantasku,
Beri aku waktu untuk melupakan semua bedebahku, Tuhan.
Bukan diri ini menampis kenyataaan
Aku hanya belum mampu,
Namun, 
Aku bukan selemah yang engkau menahu.
Bukan senaif yang engkau adu
Bukan sepahit yang engkau catu
Bukan!
Aku dan Tuhanku tengah mengurus pantasku

alun alun utara ae225916112019
| eaGO