Siapa manusia? Kau ingin tahu? Tutup, tutup gendang telingamu jika kau tak siap. Manusia, adalah yang menghargaimu sebagai manusia. Sela...
Post Page Advertisement [Top]
Umat manusia disatukan. Disatukan dengan kebutuhan manusia itu sendiri. Umat manusia adalah pengagum keindahan. Keindahan terbaik ada pad...
Aku berlari lelah. Berpeluh mengarungi kepikukan duka raga. Lelah. Amat lelah. Apakah berujung Tuhan? Ditulis pada tanggal 25 Nove...
Hanyut teduhmu. Hanyut mengalun tenangmu. Maka kau menyulam wicaksana polah semanusiamu. Titi-meniti sifat terang nun menyulit raga it...
Aku kehilangan. Aku kehilangan oleh kehilangan itu sendiri. Menafikan kesyukuran. Jalan ini selalu ada yang baru. Namun selalu ada yang hila...
Aku masih bertahan mengoyak ragaku sendiri. Menghantamnya hingga terserpih. Mengabriknya hingga terberai. Melanglah yang berharap ada tuj...
Senyaman mentari pagi. Meraba harap lebih banyak. Mencinta kicau penghibur. Menyingkap jubah lelah. Aku mengarti harap dan dirindu… Cakraw...
Malam nian syahdu Menyapaku malu Melepuhkan rindu Melambaikan garis tanganku Air mata sontak malu tersipu Magetan, 2259-3 Desember 201...
Kemalanganku menepi Setidaknya sementara menepi Diurapi oleh sapaan melonglong hati Meneduh harap Tercibir psimisku Mengungkap imaji ...